Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2011

50 Kebiasaan Orang Sukses

kebiasaan menggigit kuku

Yang mana mau kita lakukan??? Atau sudah ada di diri kita..

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.

Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.

1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.
3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7.Mereka jarang mengeluh.
8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13.Tahu benar apa yang diinginkan.
14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24.Mereka adalah komunikator yang handal.
25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32.Mereka juga murah hati dan baik hati.
33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36.Mereka rajin.
37.Ulet
38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50..Mereka melakukan apa yang mereka katakan.

Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain.

Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah

Senin, 27 Desember 2010

Balita 3 Tahun Merawat Ayahnya Yang Lumpuh



Besar nian cobaan bagi pria ini, setelah dirinya lumpuh karena kecelakaan tak lama berselang sang istripun pergi begitu saja meninggalkannya entah kemana. Namun dia masih memiliki mutiara tak ternilai yaitu karunia dari sang Maha Pengasih seorang anak balita usia 3 tahun yang dengan telaten mendampingi dan merawatnya, sungguh sebuah kisah tak ternilai dari seorang anak seusianya.

Kisah Balita 3 tahun merawat ayahnya yang lumpuh 
Bersiap-siap mengambil air untuk mandi sang ayah

Kisah Balita 3 tahun merawat ayahnya yang lumpuh 
Membawa air untuk membersihkan badan sang ayah

Kisah Balita 3 tahun merawat ayahnya yang lumpuh 
Mengambil handuk untuk keringkan tubuh sang ayah setelah mandi

Seorang balita perempuan yang baru berusia tiga tahun menjadi tumpuan hidup sang ayah setelah ia mengalami kecelakaan dan tak bisa lagi berjalan. Seperti dilansir China News, Senin (20/12/2010), balita bernama Dong Xinyi merawat sang ayah, Dong Jian (26) dan juga membersihkan kotorannya.

Kisah Balita 3 tahun merawat ayahnya yang lumpuh 
Persiapkan kompor listrik untuk masak makanan

Kisah Balita 3 tahun merawat ayahnya yang lumpuh 
Memasak makanan buat sang ayah

Xinyi lahir di sebuah keluarga petani di Kota Huanghia di Provinsi Shandong, China, tahun 2007. Beberapa bulan kemudian, sang ibu meninggalkan rumah dan membawa Xinyi setelah Dong Jian mengalami lumpuh akibat kecelakaan. Namun, awal tahun ini, sang ibu mengirimkan Xinyi kembali ke sang ayah. Tidak diketahui mengapa ia melakukan hal itu. Hanya saja, sejak saat itu ia kemudian merawat sang ayah.
“Ia segalanya bagi saya. Setelah kecelakaan, istri meninggalkan saya. Ayah dan ibu tiri saya bahkan tidak peduli. Saya bahkan pernah berpikir untuk bunuh diri,” katanya. “Namun, kini Xinyi adalah di sini dan saya sangat kagum pada dirinya,” katanya. Tidak jelas, bagaimana sang ayah dan anak perempuannya memperoleh uang untuk biaya hidup. Tuhan Maha Pemurah dan Penyayang , senantiasa mengasihi hambaNya yang sabar dan tabah.


Sumber : www.ruanghati.com

Sabtu, 18 Desember 2010

17 Tips & Kiat Ampuh Untuk Membangun Percaya Diri

1. Ubah Sikap Tubuh

Jika mengubah sikap mental itu terasa susah bagi Anda, maka cobalah untuk mengubah sikap tubuh. Teramat sering, ini akan terasa lebih ringan bagi Anda. Manakala Anda merasa gugup ketika hendak diminta berbicara, tariklah napas dalam, tahan, lalu hembuksn. Namun sebelumnya tegakkan dulu badan Anda, perkenankan sangkar rusuk Anda terbuka sempurna. Tak hanya itu, sedikit dongakkan kepala Anda, lalu paksa diri Anda untuk tersenyum. Dijamin, dengan begini Anda akan susah untuk merasa buruk; sekedar mengondisikan sikap tubuh. Intinya, gunakan dan bawakan tubuh Anda secara lebih percaya diri. Bingung memulainya? Lihat saja film atau teman2 Anda yang berPeDe besar. Tak ada ruginya; toh postur yang benar juga menyehatkan.
__________________________________________________
Interrupt: Jika Anda punya usulan tema/topik untuk dibahas di blog ini, atau punya permasalahan terkait produktivitas dan pengembangan diri yang ingin saya ulas di sini (tentu dg melindungi identitas Anda), silahkan gunakan form hubungi Guntar. Jika Anda ingin menjalin kerjasama atau sekedar bertanya, silahkan juga kirimkan via form tersebut.
__________________________________________________

2. Umpamakan Anda PeDe

Buatlah pengandaian, dan terapkan. Maksudnya demikian: bayangkan, seandainya Anda ini orang yang percaya diri, bagaimana Anda akan bersikap? Apakah cara berjalan Anda berbeda dari yang sekarang? Bagaimana dengan cara Anda menatap orang lain ketika berbicara dengannya? Cara Anda cuek dengan tatapan mata cemooh orang lain? Atau jangan-jangan Anda bisa melihat betapa cemoohan itu sebenarnya hanya di bayangan Anda? Singkatnya, bayangkan apa yang Anda pikir, katakan, dan lakukan manakala Anda percaya diri. Bayangkan itu Anda benar-benar jalani dalam bayangan, lalu benar-benar lakukan.

3. Pantaskan Dandanan Diri Anda

Bukan, bukan dandanan make up. Maksudnya, tampakkanlah secara fisik diri Anda yang percaya diri untuk membuat mental Anda terpengaruh dengannya. Bercukurlah, mandilah dengan baik, berbusanalah secara baik. Manakala Anda berbusana baik, maka perasaan Anda pun juga akan baik. Sampai sekarang, saya masih menggunakan dasi dan vest selama kuliah (s2). Selain itu menunjukkan respek saya pada pendidikan, institusi dan segala yang ada di sana, itu juga secara langsung membuat saya lebih percaya diri.
17 Tips & Kiat Ampuh Untuk Membangun Percaya Diri

4. Netralkan Omongan Buruk Itu

Bagaimana jika memang benar ada orang-orang yang bicara buruk dan cemooh tentang Anda, dan Anda mengetahuinya. Ya sudah, hadapi. Namun sekarang modifikasi cara Anda membayangkannya. Bayangkan di benak Anda ada sebuah kenob volume suara yang bisa Anda kendalikan. Kecilkan suaranya, pokoknya sampai tidak terlalu keras, lalu ubah suaranya jadi lebih lucu; suaranya Upin Ipin barangkali. Anda bisa bayangkan bagaimana orang dg suara Upin Ipin berbicara buruk tentang Anda. Terdengar lucu, bukan? Itulah tujuannya. Coba saja, ini terbukti efektif kok.

5. Sengajakan Bersyukur

Sengajakan diri Anda untuk mensyukuri apa-apa yang ada alih-alih mengkhawatirkan apa-apa yang Anda tak punyai ataupun yang belum terjadi. Selain berucap hamdalah, ucapkan juga “Terima kasih, Ya Tuhan, terima kasih” dan bersungguh-sungguhlah dengan ucapan itu. Sadari bahwa Tuhan telah memberi Anda banyak sekali kecukupan.

6. Bayangkan Anda Sudah Pernah Lakukan

Tatkala Anda hendak melakukan suatu hal untuk pertama kalinya -memberi sambutan di podium? memimpin beberapa orang bawahan?- bayangkan Anda telah pernah melakukannya di masa lalu. Bayangkan dari sudut pandang orang lain Anda melakukan aktivitas itu dengan begitu baiknya. Lalu dengan skenario yang sudah terbangun itu, bayangkan lagi, namun kali ini dengan Anda sebagai pelaku, dari sudut mata Anda sendiri. Pikiran Anda tak bisa membedakan antara apa yang secara jelas gamblang Anda bayangkan dan apa yang semu. Maka jadikan bayangan Anda sedemikian jelas, lakukan berulang kali.

7. Gunakan Bantuan Musik

Tiap orang bisa berbeda, ada yang kurang peka dengan musik, melainkan dengan liriknya. Apapun, gunakan suara dari luar yang itu terdengar enak di kepala Anda. Jika Anda peka dengan lirik, maka sebaiknya fokuskan pada musik/nadanya saja. Kecuali bila Anda bisa temukan lagu dengan lirik yang betul-betul baik. Tapi cara ini hanya sementara, sekedar untuk membawa Anda ke kondisi yang lebih siap untuk berpikir PeDe.

8. Buatlah Rencana dan Janji Kecil, lalu Tepati

Anda perlu setidaknya merasa sebagai orang yang punya kendali dan patuh komitmen pada diri sendiri. Maka buatlah rencana2, keputusan2 dan janji2 kecil pada diri sendiri, lalu tepati. Setelah itu, beranjaklah ke yang lebih besar. Setelah lolos, atau bersamaan dengan itu, beranjaklah dengan rencana, keputusan, dan janji yang melibatkan orang lain. Namun ingat, jangan jadi martir yang berusaha menyenangkan semua orang dengan penuhi ekspektasi mereka. Anda bahkan harus membangun PeDe atas kemampuan berkata “Tidak” atas perihal yang melemahkan PeDe Anda (misal dibuat melakukan ini, itu, dst sampai-sampai Anda gagal memenuhinya).

9. Buatlah Target Capain Kecil, Penuhi Melebihi Ekspektasi

Prinsipnya sama dengan yang sebelumnya. Buatlah Anda merasa punya kepantasan untuk mencapai goal dengan terlebih dulu meraih yang kecil-kecil. Jangan langsung berusaha menggapai bintang; gapai dulu apa yang ada di atas pohon. Kesuksesan Anda meraih goal yang sederhana membuat Anda merasa punya kepantasan untuk meraih yang lebih tinggi.

10. Banyak-banyak ingat pengalaman baik

Perhatikan betul bagaimana Anda mengatur laci ingatan Anda, karena itu akan berpengaruh pada keberanian Anda untuk menatap ke depan dengan jantan. Wajar memang manakala pengalaman buruk dan gagal banyak mendominasi pikiran. Maka paksalah diri Anda untuk bisa mengingat hal-hal baik dengan menuliskan pengalaman baik (utamanya yang melibatkan orang lain) dan segala bentuk pencapaian dan prestasi yang itu tak ada piagamnya sekalipun. Ingat-ingat juga omongan orang yang Anda kagumi. Kesalahan dan gagal di masa lalu? Tertawakan itu semua!

11. Sadari bahwa prestasi buruk masa lalu tidak menggambarkan prestasi masa depan

Untuk masa lalu yang kelam dan miskin pencapaian, sadari bahwa masa depan Anda tidaklah lantas didakwa berdasarkan masa lalu Anda. Banyak orang jadi sukses justru karena Tuhan membuat mereka belajar dari masa lalu yang penuh kekalahan. Kegeraman mereka atas masa lalu membuat mereka bersemangat lebih besar untuk menciptakan masa depan yang lebih positif. Dan ternyata kepecundangan mereka di masa lalu malah menguatkan mental mereka, membuat mereka di masa sekarang dan di masa depan tak goyah oleh gagal dan salah yang menerpa. Lha dulu sudah pernah mengalami yang lebih buruk kok. Kepecundangan masa lalu malah jadi modal yang bernilai mahal untuk membangun sifat tahan banting dan persisten. Syukuri itu, dan sekarang tinggal hadapkan wajah dan mulai melangkah kencang ke depan. Ibarat mengendara mobil, Anda tak akan bisa lancar melaju dengan terus melihat ke belakang lewat spion.

12. Beri harga yang pantas pada diri Anda, jangan didiskon

Temukan bakat-bakat Anda dan aktivitas2 yang membuat Anda merasa punya daya besar ketika menjalani dan sesudahnya. Tuliskan kekuatan aktual Anda, temukan kekuatan laten Anda. Untuk dua-duanya, manfaatkan hingga Anda mencapai kepuasan sekedar dari menjalaninya. Anda lantas akan temukan berangsurnya Anda jadi lebih kompeten dalam hal itu, hingga Anda jadi lebih bisa menikmatinya serta merasa PeDe dengannya.

13. Miliki pertemanan yang positif

Baiklah, ada kalanya Anda tak bisa menghindar dari orang tertentu. Tapi bagaimanapun, Anda bisa memilih dengan siapa Anda lebih sering berinteraksi. Ingat bahwa kualitas diri Anda, kualitas PeDe Anda juga dipengaruhi oleh mereka-mereka di kisaran diri Anda.

14. Beri Diri Anda Asupan yang Positif

Mustahil sebuah teko bisa mengeluarkan teh yang manis manakala apa yang dimasukkan ke sana adalah garam dan terasi dengan tanpa ada gula melainkan sedikit saja. Mustahil Anda bisa merasa PeDe dengan mendengarkan gunjingan, makian, gerutuan, rasan-rasan (gosip), dan beragam ucapan sampah. Termasuk asupan positif adalah bahan bacaan dan tontonan; pokoknya apapun yang Anda dengar, baca, dan lihat. Maka jangan tonton tayangan gosip, aib, atau masalah orang lain. Itu semua akan membuat emosi Anda terkondisi untuk alasan-alasan yang tak patut (Anda ikutan marah manakala artis tertentu tidak mengaku salah? tatkala dia berselingkuh? tatkala dia berbohong? Lha buat apa?!)

15. Bangun kompetensi diri, bukan rendahkan yang lain

Cara pertama untuk membangun PeDe adalah dengan membangun, mengupgrade kompetensi diri -wawasan (knowledge), keterampilan (skill), dan mentalitas (attitude). Ini tentu cara yang baik. Cara kedua untuk membangun PeDe adalah dengan menstagnansi diri, lalu bersamaan dengan itu merendahkan orang lain, atau apapun yang membuat diri menganggap orang lain tertentu lebih rendah. Ini adalah cara-cara pemalas untuk menyenangkan dirinya, dengan menenangkan diri bahwa ternyata masih ada orang yang lebih buruk ketimbang dirinya. Jangan khawatir, kita bisa kok menjadi PeDe tanpa merendahkan orang lain. Yang pasti, semakin ahli, semakin PeDe juga Anda jadinya. Maka ketahuilah caranya.

16. Bersainglah dengan Diri Sendiri

Oleh karenanya, bersainglah Anda dengan diri sendiri, bukan dengan orang lain. Khususnya apabila Anda tak bisa menemukan orang yang betul-betul serupa dengan Anda dalam hal keunikan kompetensi. Anda tak bisa dong membandingkan ukuran prestasi pemain bilyar dengan perenang. Ingat-ingat dan buat ukuran bagaimana kompetensi Anda yang sekarang (=baru berani bicara di hadapan 10 orang) lalu di masa depan tertentu nanti lalukan perbandingan lagi (=sudah berani bicara di hadapan 50+ orang. Pencapaian!) dan rayakan!

17. Buatlah, Kontribusikan Capaian Prestasi yang Unik

Temukan keunikan Anda, lalu buatlah capaian yang sifatnya unik dan itu bermanfaat bagi orang lain. Keunikan capaian akan membuat Anda merasa berkembang dalam keotentikan diri, dan itu memuaskan, sementara mengkontribusikan itu juga akan membahagiakan Anda.


 Sumber : http://akhmadguntar.com/17-tips-kiat-ampuh-untuk-membangun-percaya-diri.html

Asal Muasal Personality Plus




Personality Plus oleh Florence Littauer merupakan salah satu referensi yang lumayan populer, termasuk di Indonesia. Saya sendiri mulai mengenal model profiling (pengelompokan berdasarkan kriteria tertentu) ini sejak lebih dari 10 tahun yang lalu dan telah merasa cukup efektif dalam memanfaatkannya.
Saya kira banyak di antara kita yg masih bertanya-tanya; cukup valid kah sebenarnya model profiling ini? Ini ada karena hasil riset atau gimana? Ilmiah apa nggak sih? Siapa sih yg menciptakannya?
Personality Plus adalah brand yang dimiliki dan dipopulerkan oleh Florence Littauer melalui bukunya yang berjudul Personality Plus. Saya akan menggunakan istilah itu untuk mengacu pada teori kepribadian dan temparemen.

Asal Muasal Personality Plus
Adalah Hiprocrates (460-370 S.M.) yang dikenal sebagai orang yg mempopulerkan model profiling ini untuk pertama kalinya. Dia menyatakan bahwa bahwa kesehatan dan karakter kita didasarkan atas keseimbangan empat jenis cairan tubuh; darah merah, phlegm (respiratory secretions), yellow bile / empedu kuning dan black bile / empedu hitam. Setiap temparemen merupakan hasil atau akibat dari jumlah satu cairan tubuh yang lebih banyak ketimbang yang lain.
  • Predominan darah merah ketimbang yg lain menghasilkan tubuh yg bersifat sanguine.
  • Predominan empedu kuning menyebakan tubuh yg bersifat koleris.
  • Predominan empedu hitam menyebabkan tubuh yg bersifat melankolis
  • Predominan cairan pernafasan menyebabkan tubuh yang bersifat phlegmatis
Personality Plus dalam Islam
Adalah Ibnu Sina (980-1037) – seorang dokter sejak 16 tahun, yg juga adalah pionir di bidang pengobatan psikofisiologi dan psikosomatik – yang mengembangkan teori Hippocrates sehingga meliputi aspek emosional, kapasitas mental, perilaku moral, self-awareness, pergerakan dan juga mimpi. Ilmuwan yg memiliki prinsip “I prefer a short life with width to a narrow one with length” ini menuliskan perihal tersebut semisal dalam bukunya yang termasyhur The Canon of Medicine. Buku itu adalah yang menjadikan Ibnu Sina disebut sbg pencetus pertama teori psikoanalisa abad 20.
Dalam Al Qur’an, Tuhan mendeskripsikan manusia sbg yg tercipta dari air (As Sajdah; 32:8) yang memiliki sifat dingin & basah; bumi (Al Imron; 3:59) yang memiliki sifat dingin dan kering; tanah liat mentah (raw clay) (Al A’raaf; 7:12), yang memiliki sifat panas & basah; dan juga tanah kering spt tembikar (sounding clay) (55:14), yang memiliki sifat panas dan kering. Jika saja saya paham bahasa arab, tentu saya akan bisa menjelaskan arti jelas tiap kata yg jadi referensi tsb.
Meskipun Tuhan telah menciptakan setiap manusia dengan keempat elemen tersebut, namun hasil penelitian para praktisi kesehatan menunjukkan bahwa setiap orang biasanya memiliki sebuah elemen yang dominan. Istilah panas dan dingin ini kemudian juga banyak ditemukan di hadits dalam konteks penyebutan sifat makanan. Segala informasi ini kemudian dijadikan dasar bagi ilmuwan muslim seperti Ibnu Sina untuk mengembangkan ilmu kesehatan berbasis keunikan temparemen.
Secara mendasar, Ibnu Sina menggolongkan tipe temparemen menjadi empat:
  • Sanguinis yang dicirikan oleh sifat panas & lembab (hot & moist)
  • Koleris yang dicirikan oleh sifat panas & kering (hot & dry)
  • Melankolis yang dicirikan oleh sifat dingin & kering (cold & dry)
  • Phlegmatis yang dicirikan oleh sifat dingin & lembab (cold & moist)
Dalam perkembangannya, Ibnu Sina lalu menggambarkan atau mensimbolkan karakteristik temparemental dari dingin, panas, lembab dan kering dalam bentuk istilah elemen Tanah, Api, Air, dan Udara. Belakangan ini kita kemudian mendengar, hanya Sang Avatar saja lah yang mampu menguasai keempat elemen Ibnu Sina tersebut; hanya dia yang bisa menghentikan Bangsa Api yang kejam dari penguasaan atas dunia. Oleh karena itu lah maka dunia berharap pada Aang, the last airbender :mrgreen:
Aang Sang Avatar dan Asal Muasal Personality Plus
Dan Aang yg kekuatan elemen dasarnya adalah udara ternyata memang seorang sanguinis, bukan? :-)
  • Sanguinis – Elemen Udara
  • Koleris – Elemen Api
  • Melankolis – Elemen Bumi
  • Phlegmatis – Elemen Air
Familiar dengan futon rasenshuriken nya Naruto? Naruto adalah pemegang elemen Angin (futon) yang katakanlah juga bisa disebut elemen udara. Dang, Naruto yang super rame ternyata memang seorang sanguine tulen. Dan lantas bagaimana dengan Sasuke yang selalu bersikeras dg caranya sendiri, yakni sang koleris? Well, lihat saja jutsu Sasuke; Katon, Goukakyu no Jutsu atau Katon, Housenka no jutsu . Well, ternyata dia memang pemegang elemen api :cool: Sementara Yamato -guru Naruto sbg pengganti Kakashi- dengan Mokuton ability-nya mampu menggunakan elemen Air dan Bumi. Dia ndak rame kayak Naruto. Karena elemen karakternya adalah Melankolis Phlegmatis :wink:
Naruto sanguinis dan asal muasal personality plus Sasuke Koleris dan asal muasal personality plus
Lebih jauh lagi, Ibnu Sina juga mensimbolkan empat temparemen dalam bentuk musim. Namun bukan sekedar mensimbolkan, namun Ibnu Sina juga mengungkapkan bahwa kesehatan pemilik temparemen tertentu dipengaruhi oleh musim tsb.
  • Sanguinis – Spring / musim semi
  • Koleris – Summer / musim panas
  • Melankolis – Autumn / musim gugur
  • Phlegmatis – Winter / musim dingin
Ilmuwan muslim lain yang menggunakan teori temparemen ini adalah Abu Bakar Muhammad Zakariyya Al Razi (865 SM), Ibnu Qayyim Al-Jauziyah (1292), dan juga Al Jalalu’d-Din Abdur Rahman Ibnu Bakar as-Suyuti (1445). Kesemuanya berbicara banyak tentang temparemen dan bagaimana para praktisi bisa menyembuhkan mereka yang sakit dg menyeimbangkan temparemen.
Pada zaman Nabi Muhammad SAW sendiri model pengobatan berbasis temparemen juga populer dilakukan. Metode pengobatan yg disebut di hadits seperti bekam/cupping (medical practice in which a cupping glass was used to increase the blood supply to an area of the skin) dan cautery (the process or action of sealing a wound or destroying abnormal or infected tissue by burning) juga disebut sebagai metode untuk mengembalikan keseimbangan berbasis model temparemen.

Personality Plus di dunia barat
Sebagian besar orang barat awalnya susah untuk menerima sistem pengobatan berbasis temparemen ini karena mereka selalu terpaku pada prinsip “everyone must be the same to be equal or right”. Para penulis Kristen yang mengeksplorasi sistem temparemen ini pun kebanyakan ditolak oleh pihak gereja yang menolak ajaran2 yang berasal selain dari Bibble mereka. Namun dengan sekularitas yang kian merebak, kian banyak lah ilmuwan dan penulis barat yg mengeksplorasi dan mempopulerkan gagasan yang dimatangkan oleh Ibnu Sina ini.
Dalam perkembangannya,model personality disebut dipengaruhi oleh neurotransmitter dari sistem simpatetik dan para simpatetik.
  • Noradrenaline. Neurotransmitter ini secara otomatis membuat badan bersemangat dan membuat diri ndak bisa diam.
    • Sanguine (Dopamine). Sebabkan seseorang punya keinginan besar untuk having fun.
    • Choleric (Adrenalin). Sebabkan seseorang punya keinginan besar untuk merampungkan tugas dg cepat. Workaholics.
  • Acetylcholine. Neurotransmitter ini secara otomatis menenangkan tubuh.
    • Melancholy (Oxytocin). Sebabkan seseorang punya keinginan besar untuk membangun relationship atas dasar trust.
    • Phlegmatic (Serotonin). Sebabkan seseorang punya keinginan besar untuk slow down, fokus dan merasa tercukupi.
Snoopy sanguinis dan asal muasal personality plusSehingga penulis2 barat pun kemudian mengembangkan teori ini bukan hanya dalam konteks pengobatan namun juga pengembangan karakter diri. Penulis2 itu semisal adalah Tim LaHaye, (Spirit-Controlled Temperament (1967); Transformed Temperaments (1971); dan Why You Act the Way You Do (1984)), lalu juga Charles Stanley, Larry Burkett, John G. MacArthur, dan tentu saja Florence Littauer, penulis buku Personality Plus.
charlie phlegmatis dan asal muasal personality plusBahkan Winnie The Pooh juga menggunakan model temparemen ini untuk menggambarkan tokoh-tokohnya. Pooh adalah melankolis, Rabbit adalah koleris, Tigger adalah sanguinis, dan Eeyore adalah phlegmatis. Dalam Charlie Brown comic strip; Lucy adalah seorang koleris, Snoopy adalah seekor sanguinis, Charlie Brown adalah seorang phlegmatis, dan Linus adalah seorang melankolis. Novel The Celestine Prophecy oleh James Redfield dan juga Who Moved My Cheese oleh Spencer Johnson, M.D. juga menggunakan sistem ini dalam menggambarkan watak dan tokoh dalam tulisannya.



Sumber : http://akhmadguntar.com/aang-sang-avatar-naruto-dan-asal-muasal-personality-plus.html

2O Sifat Penghancur Diri



Dari buku Personality Plus, bisa disimpulkan kira-kira ada 20 sifat yang bisa menghancurkan diri sendiri, yaitu:


1. Bashful
Sering menghindari perhatian karena malu
 
2. Unforgiving
Sulit melupakan sakit hati atas ketidakadilan yang dialami, biasa mendendam

3. Resentful
Sering memendam rasa tidak senang akibat tersinggung oleh fakta/khayalannya

4. Fussy
Bersikeras minta perhatian besar pada perincian/hal yang sepele

5. Insecure
Sering merasa sedih/cemas/takut/kurang kepercayaan

6. Unpopular
Suka menuntut orang lain untuk sempurna sesuai keinginannya

7. Hard to please
Suka menetapkan standar yang terlalu tinggi yang sulit dipenuhi oleh orang lain

8. Pessimistic
Sering melihat sisi buruk lebih dulu pada situasi apapun

9. Alienated
Sering merasa terasing/tidak aman, takut jangan-jangan tidak disenangi orang lain
 
10. Negative attitude
Jarang berpikir positif, sering cuma melihat sisi buruk/gelap setiap situasi

11. Withdrawn
Sering lama-lama menyendiri/menarik diri/mengasingkan diri
 
12. Too sensitive
Terlalu introspektif/ingin dipahami, mudah tersinggung kalau disalahpahami

13. Depressed
Hampir sepanjang waktu merasa tertekan

14. Introvert
Pemikiran & perhatiannya ditujukan ke dalam, hidup di dalam diri sendiri
 
15. Moody
 Semangatnya sering merosot drastis, apalagi kalo merasa tidak dihargai
 
16. Skeptical
Tidak mudah percaya, mempertanyakan motif di balik kata-kata
 
17. Loner
Memerlukan banyak waktu pribadi, cenderung menghindari orang lain
 
18. Suspicious
Suka curiga/tidak percaya kata-kata orang lain
 
19. Revengeful
Sadar/tidak sadar sering menahan perasaan, menyimpan dendam, ingin membalas

20. Critical
Suka mengevaluasi/menilai/berpikir/mengkritik secara negatif


Sumber : http://www.docstoc.com/docs/29817244/Dari-buku-Personality-Plus

Sifat & Karakter Manusia



Memang benar Manusia adalah makhluk sosial, pasti tidak lepas berinteraksi antara satu dengan lainnya. Pasti suatu saat akan timbul friksi atau gesekan yang bisa positif atau malah bisa menimbulkan hal negatif. Hal positif adalah menimbulkan motivasi diri kita untuk bisa lebih baik dari orang lain. Sedangkan hal negatif adalah rusaknya hubungan diantara sesama manusia, misalnya perkelahian, perceraian, permusuhan dan sebagainya. Rusaknya hubungan tersebut bisa jadi disebabkan kita tidak mengenali sifat dan karakter diri kita dan juga tidak mengetahui karakter manusia lainnya.
Untuk mempermudah membedakan orang dari sifat dan karakternya ada salah satu referensi buku yang menarik di tulis oleh Florence Littauer yang berjudul Personality Plus“. Membawakan topik klasik psikologi, yang konon sudah ditetapkan Hippocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu empat kepribadian: Sanguinis, Melankolis, Koleris, dan Phlegmatis. Kita lihat satu persatu keempat sifat dasar yang dikemukakan Florence Littauer dalam bukunya “Personality Plus” sebagai berikut :

 

Kepribadian Sanguis (Sanguis yang Populer)

Kemampuan orang Sanguinis yang Populer untuk melangsungkan percakapan yang mengasyikkan apakah mengenai sesuatu merupakan segi plus yang membuat iri hati orang lain; tetapi kalau dibawa sampai ke ujung yang ekstrim orang Sanguinis yang Populer bicara terus-menerus, memonopoli, menyela, dan menyimpang terlalu jauh dari kebenaran.
Bergaul dengan orang sanguin ini sebenarnya menyenangkan, jika dia bercerita dia bisa menggambarkan sesuatu dengan baik, sehingga pikiran kita diajak untuk merangkai katanya-katanya seperti sebuah film di kepala kita, saking bagusnya penggambaran ceritanya.
Contohnya :
Jika dia butuh sumbangan dana dari kita, sms yang dikirim ke kita adalah “Masukkan Pundi-pundi amal anda ke rekening bla..bla..bla..

Kepribadian Melankolis (Melankolis yang Sempurna) :

Pemikiran analitis yang mendalam dari orang Melankolis yang Sempurna merupakan ciri khas yang jenius, banyak dihormati oleh mereka yang pikirannya lebih dangkal, walaupun demikian kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, dia jadi menyebabkan kemurungan dan menekan perasaan.
Kadangkala bergaul dengan orang melankolis menimbulkan kebosanan dalam diri kita, semuanya serba teratur dan teliti, segala sesuatu dikerjakan dengan langkah-langkah yang jelas dan terstruktur. Kalau lama dalam proses pengerjaan bukan karena malas tetapi karena hasilnya harus sempurna. Ciri-ciri kalau kita bertemu dengan orang Melankolis ini biasanya dilihat dari kamar tidur/kantornya, semuanya serba rapi, tertib dan terpola (keculai kalau punya asisten/istri yang siap membereskan arisip-arsip yang berantakan).
Dan orang Melankolis ini susah sekali diyakinkan, perlu data-data otentik yang mendukung argumentasi kita. Dan secara ektrik dalam hal keuangan orang Melankolis cenderung (sory lho.. dalam titik extrim) pelit , tapi untuk mengenai hasil pekerjaan, Orang Melankolis jagonya. Sangat pandai mengorganisasi sesuatu.

 

Kepribadian Koleris (Koleris Kuat) :

Bakat orang Koleris yang Kuat untuk kepemimpinan yang cepat dan tajam sangat diperlukan dalam setiap tahap kehidupan pada zaman sekarang; tetapi kalau dibawa sampai titik esktrim, orang Koleris yang Kuat jadi sok berkuasa, mendominasi, dan manipulatif. Setiap pemimpin mempunyai sifat ini, tegas, lugas, dan salah satu untuk mengenai ciri-ciri kepribadian ini adalah selalu ingin di depan tidak mau kalah dengan orang lain. Secara extrim, orang dengan kepribadian ini menjadi orang yang diktaktor, selalu tampul dominan dan tidak mau dibawah orang lain, penginnya sellau diatas dalam segala hal. Orang dengan kepribadian Koleris sangat mahir Untuk urusan mengorganisir banyak orang dengan sifatnya yang tegas.

 

Kepribadian Phlegmatis (Phlegmatis yang Damai) :

Sifat orang Phlegmatis Damai yang mudah bergaul merupakan perpaduan yang mengagumkan dan menjadikannya orang yang paling disukai dalam kelompok mana saja; namun kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, orang Phlegmatis yang Damai tidak peduli melakukan apa pun, masa bodoh, dan tidak punya kepastian.
Ciri-cirinya yang mudah dilihat adalah tidak mempunyai sikap yang jelas dalam mengambil keputusan, tidak mau secara tegas memihak sesuatu yang belum diketahuinya, cenderung damai dan tidak mau berkonfrontasi secara langsung dengan orang lain. Terkadang orang Phlegmatis memang harus didikte untuk mengerjakan sesuatu (secara extrim), biasanya orang phlegmatis kurang mahir untuk urusan-urusan yang detail, seperti yang paling sederhana merapikan kamarnya , tetapi seorang Phlegmatis bisa menjadi peloby yang ulung dan bis diandalkan untuk urusan berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain, karena sifatnya yang kalem dan tenang.

 

Kepribadian Campuran dari Kepribadian Dasar

Keempat tipe kepribadian tersebut, menurut Littauer, juga bisa bercampur dalam diri seseorang.
Littauer membedakannya menjadi empat: campuran alami, campuran pelengkap, campuran yang berlawanan, dan sedikit-sedikit dari segalanya.
  • Campuran alami adalah Sanguinis Koleris dan Melankolis Phlegmatis.
  • Campuran pelengkap yang berorientasi hubungan adalah Sanguinis Phlegmatis
  • Campuran pelengkap yang berorientasi tujuan adalah Koleris Melankolis
Campuran berlawanan dianggap sebagai pertikaian batin yaitu :
  • Sanguinis Melankolis dan Koleris Phlegmatis.
Sedangkan yang mempunyai sedikit dari segalanya, dengan asumsi sudah mengikuti tes kepribadian dengan benar, dianggap mungkin Phlegmatis, mungkin orang sempurna, atau mungkin orang yang masa kecilnya terlalu diarahkan, dikontrol, dan ditindas sehingga tidak mengenali diri sendiri.
Kenali diri kita sendiri sebelum mengenali orang lain. Anda masuk kepribdian yang mana?


Sumber : http://www.sejutablog.com/personality-plus/

Jumat, 10 Desember 2010

Meraih Ketenangan Jiwa



Betapa mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk meraihnya. Namun, tak sedikit yang salah arah. Lihat saja orang rela menghabiskan berjam-jam nongkrong di tempat hiburan sembari minum minuman keras. Tak sedikit yang menghabiskan uang jutaan untuk mengkonsumsi pil-pil penenang. Sementara, ketenangan yang diproleh cuma sesaat. Itu pun sifatnya semu. Alih-alih ingin meraih ketenangan jiwa yang ada malah kehancuran.

Berbagai persoalan sehari-hari bisa menjadi pemicu stress. Apalagi di kehidupan yang serba cepat seperti sekarang ini. Banyak hal yang membuat seseorang merasa tertekan, kecewa dan tegang. Masalahnya tinggal pada intensitas. Bila stress itu terjadi terus menerus akan menjadi distress yang berujung pada depresi. Pada tingkat ini penderita kerap melakukan tindakan di luar akal sehat.

Faktanya, tak ada seorang pun terbebas dari persoalan hidup. Itulah sunatullah yang berlaku di dunia. Kekayaan, pangkat dan kedudukan takkan mampu menghalanginya.

Namun, Islam memberikan solusi terhadap tekanan hidup itu agar jiwa tetap tenang. Tak ada istilah stress bagi seorang mukmin. Soalnya, Islam telah memberikan solusi menghadapi tekanan hidup, Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meraih ketenangan jiwa:

1. Membaca dan mendengarkan al-Quran

Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Mas’ud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Ia mengeluh, “Wahai Ibnu Mas’ud, nasihatilah aku dan berilah obat bagi jiwaku yang gelisah ini. Hari-hariku penuh dengan perasaan tak tenteram, jiwaku gelisah, dan pikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tak nyenyak," kata orang tersebut.

Ibnu Mas’ud menjawab, ”Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majelis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah. Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, di sana engkau berkhalwat mengabdi kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang tersebut. Sesampainya di rumah, segera ia berwudhu kemudian diambilnya Al-quran dan dibacanya dengan khusyuk. Selesai membaca, ia segera dapati hatinya memperoleh ketenteraman, dan jiwanya pun tenang. Pikirannya segar kembali, hidupnya terasa bergairah kembali. Padahal, ia baru melaksanakan satu dari tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah saw tersebut.

2. Menyayangi orang miskin

Rasulullah memerintahkan kepada muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin. Ternyata, sikap dermawan itu bisa mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa para malaikat selalu mendoakan orang-orang dermawan:

“Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan."

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa orang yang dermawan itu memperoleh dua balasan. Pertama, ia mendapatkan ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain. Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan dari Allah.

3. Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas

Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah, meskipun tampak sedikit. Rasa syukur itu akan muncul bila kita senantiasa melihat orang-orang yang kondisinya lebih rendah dari kita, baik dalam hal materi, kesehatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran. Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran dari Allah.

4. Menjaga silaturahmi

Manusia adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial manusia membutuhkan jalinan hubungan yang baik dengan manusia lain. Berbagai kebutuhan hidup takkan mungin bisa diraih tanpa adanya bantuan dari orang lain. Karenannya, di dalam hadits Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahmi, sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan, Rasulullah juga pernah bersabda bahwa silaturahmi dapat memanjangkan umur dan mendatangkan rejeki. Hubungan yang baik di dalam keluarga, maupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan sangat efektif untuk menanggulangi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

5. Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah.

Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber dari Allah SWT. Karena itu hendaklah kita selalu menghadirkan Allah SWT dalam segala situasi, baik dalam keadaan senang maupun susah. Keterikatan yang kuat dengan Allah SWT akan membuat jiwa seseorang menjadi kuat, tak mudah goncang dan diombang-ambingkan sesuatu. Sebab, bila kita lalai untuk mengingat Allah, maka membuka peluang bagi setan untuk mempengaruhi pikiran kita.

6. Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit

Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangan. Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tergapai bila kita tidak melanggar nilai-nilai kebenaran. Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang-orang kerap berbuat maksiat, kehidupannya diliputi kegelisahan.

7. Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar-benar karena Allah

Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah karena selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya. Terombang ambing oleh sikap dan gaya hidup orang kebanyakan. Sedangkan seseorang akan memiliki pendirian yang kuat jika berpegang kepada prinsip-prinsip yang datang dari Allah (al-Islam). Betapa melelahkannya hidup ini bila segala hal yang ada di dunia ini kita ikuti.

8. Tidak mengemis kepada orang lain

"Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah" adalah hadits rasulullah yang memotivasi setiap mukmin untuk hidup mandiri. Tidak tergantung dan meminta-minta kepacla orang lain. Sebab, orang, yang mandiri, jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan. Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah. Hal ini tentu membuat batin tak nyaman.

9. Menjauhi Utang

Dalam sebuah hadits Rasulullah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasakan keamanan!” (Para sahabat) bertanya: Bagaimana bisa terjadi seperti itu! Sabdanya: Karena utang.”

Begitulah kenyataanya. Orang yang berutang akan senantiasa dihantui ketakutan, karena ia dikejar-kejar untuk segera melunasinya. Inilah salah satu faktor yang membuat banyak orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi utang, karena utang itu menjadi beban pikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari."

10. Selalu berpikir positif

Mengapa seseorang mudah stress? Salah satu faktornya karena ia selalu diliputi pikiran-pikiran negatif. Selalu mencela dan menyesali kekurangan diri. Padahal, setiap kita diberikan oleh Allah berbagai kelebihan. Ubahlah pikiran negatif itu menjadi positif. Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka cemberut, badan lemas dan frustasi dengan ungkapan senang. Ungkapan senang akan membuat ekspresi senyum dan jiwa menjadi semangat kembali. Bukankah di balik kesulitan dan kegagalan ada hikmah yang bisa jadi pelajaran? Dan bukankah dibalik kesulitan ada kemudahan?


Sumber : http://beranda.blogsome.com/2006/11/17/meraih-ketenangan-jiwa/